Headline

Rabu, 11 Januari 2012

Kota yang Hilang" Ditemukan di Gurun Libya

Menggunakan satelit dan foto udara tim dari University of Leicester, Inggris mengidentifikasi reruntuhan di bagian paling tak ramah di Gurun Sahara, di wilayah Libya.

Sejauh ini, tim menemukan 100 wilayah pertanian yang dikelilingi benteng, desa-desa, dan struktur mirip istana dengan dinding yang masih tersisa setinggi 4 meter, serta lanskap kota. Kota itu diperkirakan berdiri pada  1 sampai 500 masehi. Tim juga menemukan pemakaman piramida, dan sistem irigasi canggih.

"Ini seperti seseorang yang datang ke Inggris dan menemukan Istana Abad Pertengahan. Keberadaan pemukiman kuno ini tak tercatat pada masa pemerintahan rezim Khadafi," kata pemimpin proyek, David Mattingly, seperti dimuat situs sains, Our Amazing Science, 7 November 2011. Jatuhnya penguasa Libya selama 42 tahun itu memungkinkan membuka ruang bagi arkeolog mengeksplorasi peradaban pra Islam di sana.

"Kota yang hilang" ini dibangun oleh peradaban yang tak begitu dikenal, bernama Garamantes, yang memiliki gaya hidup dan budaya yang relatif maju dan berperan penting dalam sejarah.

"Gambar satelit memberi kami kemampuan untuk menelaah wilayah yang luas. Kami dapat melihat dalam lanskap yang tak ramah ini, yang tak pernah ada hujan, suatu ketika pernah dipadati penduduk dan ditanami. Ini sangat luar biasa," kata Martin Sterry, yang bertanggung jawab dalam interpretasi citra satelit.

Temuan ini menentang pendapat bangsa Roma yang mengatakan, orang Garamantes barbar dan pembuat onar di wilayah tepian kekuasaan Romawi.
Peradaban di Sahara, Libya

"Faktanya, mereka sangat beradab. Tinggal di pemukiman luas, kebanyakan adalah petani di wilayah oasis. Mereka sangat terorganisir, ada kota dan desa, mengenal tulisan, seni, juga teknologi," kata Mattingly. "Garamantes justru perintis pembangunan di oasis dan membuka perdagangan trans-Sahara."

Para peneliti sebelumnya ikut mengungsi saat pasukan pemberontak menyerang rezim Khadafi Februari 2011 lalu. Mereka akan segera kembal.

Sumber: Viva News

Ditemukan, Artefak Lain Ramalan 'Kiamat' 2012


Bangsa Maya pernah meramalkan 'kiamat' akan terjadi pada 21 Desember 2012. Hal ini diketahui dari ditemukannya penanggalan dan inskripsi bangsa Maya yang terdapat di sebuah prasasti batu, yang ditemukan di situs Tortuguero, pesisir teluk negara bagian Tabasco, Mexico.

Tapi ternyata, ramalan 'kiamat' bangsa Maya tidak hanya ditemukan dari prasasti pada tablet batu di Tortuguero. Ramalan serupa juga ditemukan di sebuah ukiran (atau mungkin relief) yang terbuat dari batu bata, di dekat reruntuhan Comalcalco. Adapun Comacalco memiliki keunikan, karena jarang kuil Maya yang terbuat dari batu-bata.

Juru bicara Institut Antropologi dan Sejarah Nasional Mexico, Arturo Mendez, mengatakan fragmen temuan yang juga memiliki inskripsi ini telah ditemukan sejak beberapa tahun silam. Benda ini juga telah diteliti, namun tidak dipamerkan dan hanya disimpan di institut.

"Comalcalco Brick" ini kemudian ramai didiskusikan di sejumlah forum internet. Tapi, banyak yang meragukan temuan ini merujuk tanggal 21 atau 23 Desember 2012, sebagai hari 'kiamat'.

"Beberapa telah mengajukan itu sebagai referensi lain tentang 2012, tapi saya masih belum yakin," kata David Stuart, ahli epigrafi Maya di Universitas Texas, Austin, Amerika Serikat.

Stuart menjelaskan, bata itu merupakan lingkaran penanggalan. "Kombinasi hari dan bulan yang posisinya akan berulang tiap 52 tahun," ucap Stuart.

Penanggalan di bata itu, menurut Stuart, memang bersamaan dengan akhir rotasi Baktun ke-13, berdasarkan penanggalan Maya. Rotasi Baktun diperkirakan berlangsung selama 394 tahun, dan angka 13 merupakan angka sakral bagi bangsa Maya.

Penanggalan bangsa Maya diperkirakan dimulai pada 3114 SM dan berakhir di Rotasi Baktun ke-13  pada 21 Desember 2012.

Namun, penanggalan di bata itu bisa jadi menjelaskan penanggalan bangsa Maya di masa lalu. "Tak ada alasan itu tidak bisa merupakan sebuah tanggal di masa lalu, yang menjelaskan beberapa kejadian penting dan bersejarah di periode Klasik bangsa Maya. Faktanya, di glyph (inskripsi) ketiga di bata sepertinya terbaca sebagai kata kerja, 'dia (he/she/it) datang'," ucap Stuart.

"Tak ada penjelasan mengenai kalimat yang merujuk masa depan (future tense), dan menurut saya penanggalan Comalcalco ini lebih bersifat historis ketimbang sebuah ramalan," lanjut Stuart.

Berdasarkan inskripsi Tortuguero, terdapat penjelasan mengenai apa yang akan terjadi di tahun 2012. Salah satunya adalah munculnya Bolon Yokte, dewa Maya yang bersifat misterius, yang selama ini dikaitkan dengan perang dan penciptaan.

Walau inskripsi ini tidak ditemukan secara sempurna, inskripsi itu diduga menyebut kalimat: "Dia akan datang dari langit."

Institut Antropologi dan Sejarah Nasional di Mexico kemudian mengatakan, 'kiamat' pada Desember 2012 merupakan misinterpretasi bangsa Barat dalam membaca penanggalan bangsa Maya. "Ramalan barat telah memelintir cosmovision (pandangan kosmis) dari peradaban masa silam seperti bangsa Maya."
Ramalan 'kiamat' 2012 ini memang menjadi populer, terutama setelah munculnya film "2012". Film bencana besar dunia garapan Roland Emmerich ini memang mengambil inspirasi dari penanggalan bangsa Maya. Baca juga: Dicelam 2012. (Daily Mail | The Guardian, umi)

Sumber : Viva News

Misteri 'Manuskrip Nabi' Berhasil Dipecahkan

Ditulis dalam huruf asing dengan sedikit sketsa sebagai ilustrasi, membuat rahasia Manuskrip Voynich terjaga selama ratusan tahun. Manuskrip ini telah membingungkan sejarawan, kriptografer, dan bibliophiles selama berabad-abad.

Namun sekarang, akhirnya misteri itu telah berakhir. Menurut seorang pengusaha asal Finlandia, Viekko Latvala, dirinya telah berhasil menerjemahkan manuskrip yang diklaim dari 'Nabi Tuhan' itu. Latvala mengklaim telah memecahkan kode dan rahasia manuskrip yang diklaim paling misterius di dunia tersebut.

Rekan kerja Latvala, Ari Ketola, sebagaimana dikutip laman foxnews.com, menggambarkan betapa sulitnya penerjemahan karakter misterius itu. "Buku ini adalah karya hidup dan publikasi ilmiah tentang obat yang akan masih berguna hari ini," kata Ketola.

"Penulisnya adalah seorang ilmuwan tanaman, astrologi, farmasi, dan astronomi. Buku ini berisi ramalan beberapa dekade dan ratusan tahun ke depan dari waktu buku ini dibuat."

Dengan kata lain, Manuskrip Voynich --yang saat ini dimiliki Perpustakaan Manuskrip dan Buku Langka Beincke Universitas Yale di New Haven-- adalah sebuah buku herbalogi, dimana sang penulis melacak tanaman-tanaman dan menggunakannya untuk tujuan obat-obatan.

Latvala memberikan terjemahan dari tanaman 16152 yang saat ini bisa ditemukan di Ethiopia:

"Nama bunga ini adalah Heart of Fire. Bunga ini bisa membuat kulit indah bila dibuat sebagai salep. Minyak ditekan dari tunas. Salep ini digunakan untuk kulit keriput. Apakah cocok untuk ginjal dan kepala, sebagai bunga antibiotik untuk mencegah radang. Tinggi tanaman 10 sentimeter. Tanaman ini tumbuh pada daerah kering dan panas. Tanaman ini berwarna hijau terang."
Manuskrip Voynich

Lantas, bagaimana Latvala bisa menerjemahkan manuskrip yang paling misterius di muka bumi tersebut?

"Mr. Latvala mengatakan tak ada satu pun 'manusia normal' yang bisa memecahkan kode itu, sebab tidak ada kode atau metode yang bisa digunakan untuk membaca teks ini. Ini bahasa nabi," kata Ketola.

"Tipe orang yang bisa membaca teks seperti ini sangat jarang ditemukan di muka bumi. Belum tentu mereka muncul ke muka bumi dalam satu milinium... dan Mr. Veikko Latvala telah diberi kelebihan selama 20 tahun terakhir."

Namun, sejumlah kriptografer menolak mengomentari klaim yang dikeluarkan Latvala ini. baik memberikan validasi atau menolak klaim itu. Yang jelas, Ketola menolak untuk menunjukkan metode dalam memecahkan rahasia manusrip ini.

"Bahasa buku ini cukup rumit," kata Ketola. "Suku kata vokal merupakan campuran dari Spanyol dan Italia, juga dicampur dengan bahasa penulis manuskrip. Bahasa penulis manuskrip sendiri adalah bahasa Babilon langka yang diucapkan di daerah Asia kecil."

Ketola menduga, penulis naskah Voynich tidak tahu bagaimana menulis dalam bahasa lain. Jadi dia harus menciptakan alfabet sendiri dan kosa kata. "Orang ini tidak bisa menulis bahasa apapun sehingga ia harus menemukan tulisan yang bisa dia baca atau diucapkannya sendiri," katanya.

Ketola mengatakan penulis juga mengutip tulisan dari beberapa tulisan dari sejumlah pengarang untuk manuskrip ini.

Selain manuskrip Voynich, buku paling misterius lain berhasil dipecahkan oleh Kevin Knight pada bulan lalu. Dia adalah seorang ilmuwan komputer di University of Southern California Viterbi School of Engineering.

Sandi Copiale - kriptogram misterius yang terikat dalam emas dan kertas brokat berwarna hijau - adalah dokumen kode 250-tahun. Dengan mendekripsikannya, Knight dan rekan-rekannya menemukan cara kerja sebuah masyarakat rahasia yang hidup pada abad ke-18.

Namun, Knight menolak mengomentari penemuan Ketola itu.

Sumber: VIVA Sains

Selasa, 10 Januari 2012

David Beckham Minta Tanda Tangan Balotelli

Pemandangan menarik mewarnai duel klasik antara Manchester City versus Manchester United, pada akhir pekan lalu. Megabintang David Beckham tak segan menghampiri bomber ManCity, Mario Balotelli, untuk meminta tanda tangan.

Laga putaran ketiga Piala FA itu digelar di markas The Citizens, Etihad Stadium. Beckham menyaksikan bersama kedua putranya, Brooklyn dan Romeo, serta sang ayah, Ted Beckham.

Usai pertandingan, Beckham mendatangani Balotelli, yang kala itu absen lantaran cedera dan hanya duduk manis di tribun VIP. Selayaknya fans, gelandang senior Inggris itu meminta tanda tangan Super Mario.

Ternyata, Beckham melakukannya demi mengabulkan permintaan putra tercintanya, Brooklyn. Momen tersebut terbilang langka dalam sepak bola, mengingat status pria 36 tahun itu sebagai mantan bintang MU, yang notabene rival sekota ManCity.

Brooklyn memang hobi mengoleksi berbagai merchandise para pemain top dunia, termasuk Balotelli. Bocah 12 tahun itu adalah penggemar berat striker muda Italia tersebut, sehingga mengidamkan idolanya membubuhkan tanda tangan pada jersey ManCity yang ia miliki.

“Dia (Brooklyn) adalah penggemar berat Balotelli dan sangat menginginkan tanda tangannya di jersey. Meskipun City adalah rival United, Becks tidak keberatan karena dia juga pengagum Balotelli,” ungkap seorang sumber seperti dikutip dari The Sun, Rabu 11 Januari 2012.

Selain menonton langsung derby Manchester, Beckham juga mengajak anak-anak putranya menyaksikan laga antara Arsenal melawan Leeds United di Emirates Stadium, Senin 9 Januari 2012. Mantan pemain Real Madrid itu juga tidak malu menemani putranya membeli atribut The Gunners --julukan Arsenal.



Arsenal lolos ke putaran keempat Piala FA berkat gol tunggal Thierry Henry, sedangkan MU melaju dengan kemenangan 3-2 atas ManCity. 

sumber: VIVA NEWS.com

Materi Gelap Berhasil Dipetakan

 Materi gelap mungkin masih dianggap teori dan tak terdeteksi oleh teleskop di Bumi. Namun, para astronom kini telah berhasil memetakannya.

Untuk membuat peta itu, astronom mempelajari 10 juta galaksi di empat area langit memakai kamera 340 piksel di Hawaii. Mereka mencari materi gelap dengan melihat distorsi cahaya dari galaksi itu. Gravitasi dari materi gelap akan membiaskan cahaya.

Peta yang berhasil dibuat menguak distribusi materi gelap di ruang angkasa dengan rentang 1 miliar tahun cahaya atau sekitar 10 triliun kilometer.

Peta materi gelap ini merupakan perkembangan baru dalam astronomi. Materi gelap berfungsi seperti lem bagi semesta, menyatukan galaksi-galaksi. Sampai saat ini, gambaran materi gelap hanyalah simulasi.

Hasil penelitian materi gelap dalam bentuk peta ini dipresentasikan di American Astronomical Society di Austin, Texas.

Lodovic Van Waerbeke, peneliti dari University of British Columbia, Kanada, seperti dikutip Daily Mail, Selasa (10/1/2012) mengatakan, "Sangat mengagumkan bisa 'melihat' materi gelap dengan distorsi ruang dan waktu."

Van Waerbeke mengungkapkan, mengetahui distribusi materi gelap adalah langkah pertama agar bisa mengetahui sifatnya dan sejauh mana kesesuaiannya dengan konsep fisika masa kini.

Dr Catherine Heymans, peneliti dari University of Edinburgh yang juga terlibat riset mengungkapkan, "Kami berharap bahwa dengan  memetakan lebih banyak materi gelap dari sebelumnya, kita bisa satu langkah lebih dekat dalam memahaminya dan relasinya dengan galaksi di semesta kita."

Hawking: Manusia Pasti Bisa Tinggal di Mars

Stephen Hawking, fisikawan dan kosmolog penulis buku "The Grand Design" dan pencetus M-Theory meyakini, manusia pasti bisa tinggal di Mars dan planet-planet lainnya. "Saya percaya bahwa kita suatu saat bisa membangun koloni yang berkelanjutan di Mars dan benda langit lain di tata surya," kata Hawking seperti dikutip Daily Mail, Sabtu (7/1/2012).

Hawking menuturkan, prestasi umat manusia mengolonisasi planet lain tidak akan dicapai dengan mudah. Butuh waktu lebih dari 100 tahun lagi untuk mencapainya. Namun, ia percaya kemajuan sains dan teknologi akan memampukan manusia mencapai tujuan tersebut. Bahkan, manusia ke depan sangat mungkin tinggal di planet di luar tata surya.

Hawking dalam acara Program BBC Radio 4's Today menegaskan, "Sangat penting bagi kita untuk bisa mengolonisasi ruang angkasa." Menurut dia, bencana di bumi akibat perang nuklir dan pemanasan global hampir pasti terjadi dalam ribuan tahun mendatang. Dengan demikian, manusia perlu menyelamatkan diri.
 
Sejauh ini, Mars merupakan kandidat planet paling kuat yang bisa dihuni. Misi ke Mars tengah disiapkan dan butuh sekitar 450 hari untuk menuju ke sana. 

Dalam program BBC yang digelar untuk memperingati 70 tahun usianya, Hawking pun mengatakan, semesta yang tidak tunggal sangat mungkin. Semesta yang tidak tunggal adalah bagian konsep yang diuraikan dari M-Theory, di mana setiap semesta memiliki nilai dan konstanta fisika yang berbeda.

Hawking bisa dikatakan sebagai fisikawan paling kontroversial di abad ini. Pendapatnya selalu memicu pro dan kontra, terutama terkait penciptaan semesta yang tidak memerlukan Sang Pencipta. Hawking telah didiagnosa memiliki kelainan motorik sejak umur 21 tahun dan divonis akan meninggal dalam 5 tahun. Nyatanya, ia berhasil hidup hingga umur 70. Umur Hawking juga sebuah pencapaian tersendiri.


sumber: Kompas 
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management