Selasa, 17 Januari 2012
Peneliti China Bilang Kecanduan Internet Bisa Merusak Otak
01.01
Unknown
Kecanduan internet adalah sebuah fenomena yang bisa dibilang baru. Beberapa ilmuwan psikologi tidak sepakat memasukkan gejala kecanduan internet sebagai gangguan mental. Namun, penelitian di China baru-baru ini menampik pendapat tersebut.
Penelitian menunjukkan bahwa otak remaja yang kecanduan internet memiliki 'materi putih' yang abnormal. Materi putih adalah lapisan yang memisahkan dan mengelilingi kabel saraf antara sel-sel saraf. Namun belum jelas apakah perbedaan ini dapat menyebabkan kecanduan internet atau justru fenomena ini disebabkan oleh kecanduan internet.
"Daerah materi putih yang ditunjukkan dalam penelitian telah diketahui terlibat dalam perilaku kecanduan dan kompulsif," kata Jonathan Wallis, profesor psikologi dan ilmu saraf di University of California, Berkeley, yang mempelajari otak seperti dilansirHealthday, Kamis (12/1/2012).
Kecanduan internet telah diperdebatkan secara luas dalam dunia kesehatan mental, terutama karena buku pegangan dan panduan gangguan psikologis, 'The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM)' sedang direvisi. Beberapa ahli tidak setuju jika kondisi ini dimasukkan dalam kategori kecanduan atau kategori lain.
Kecanduan internet juga menjadi topik panas di China. Para peneliti di Universitas Jiao Tong dan Akademi Ilmu Pengetahuan China tergelitik untuk lebih memahami isu ini. Para peneliti melakukan scan otak MRI terhadap 17 orang remaja yang diduga memiliki kecanduan internet.
Gejalanya antara lain, disibukkan dengan Internet, sudah berulang kali mencoba mengontrol penggunaan internet namun gagal, merasa gelisah, murung, depresi atau mudah tersinggung ketika mencoba mengurangi penggunaan internet.
Para peneliti membandingkan scan otak remaja tersebut dengan 16 orang remaja yang tidak mengalami kecanduan internet pada usia dan jenis kelamin yang sama.
Dalam laporan penelitian yang dimuat jurnal PLoS One, para ilmuwan menemukan bahwa remaja yang mengalami kecanduan internet memiliki kerusakan pada 'materi putih' nya. Kerusakan itu terjadi pada bagian otak yang berfungsi dalam pengambilan keputusan.
"Materi putih adalah lapisan pemisah yang menyelubungi kabel dan menghubungkan sel-sel otak atau neuron. Mereka terkoneksi secara biologis dengan serat saraf seperti kabel pada peralatan elektronik, ada lapisan pemisah yang menyelubungi kabel. Neuron mengandung lemak yang dapat menghentikan muatan listrik agar tidak bocor keluar dari neuron," kata Wallis.
"Kami tidak tahu apakah kurangnya materi putih yang menghubungkan daerah-daerah otak menjadi pemicu orang tidak bisa menahan keinginannya, atau apakah melakukan perilaku secara berulang-ulang dapat merusak koneksi antara daerah otak," imbuh Wallis.
Wallis berpendapat, rusaknya selubung tersebut mengganggu komunikasi dalam otak sehingga seseorang berpikir perilakunya berharga dan harus diulang lagi dan lagi. Kerusakan ini nampaknya menjadi kunci atas berbagai jenis kecanduan.
Penelitian menunjukkan bahwa otak remaja yang kecanduan internet memiliki 'materi putih' yang abnormal. Materi putih adalah lapisan yang memisahkan dan mengelilingi kabel saraf antara sel-sel saraf. Namun belum jelas apakah perbedaan ini dapat menyebabkan kecanduan internet atau justru fenomena ini disebabkan oleh kecanduan internet.
"Daerah materi putih yang ditunjukkan dalam penelitian telah diketahui terlibat dalam perilaku kecanduan dan kompulsif," kata Jonathan Wallis, profesor psikologi dan ilmu saraf di University of California, Berkeley, yang mempelajari otak seperti dilansirHealthday, Kamis (12/1/2012).
Kecanduan internet telah diperdebatkan secara luas dalam dunia kesehatan mental, terutama karena buku pegangan dan panduan gangguan psikologis, 'The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM)' sedang direvisi. Beberapa ahli tidak setuju jika kondisi ini dimasukkan dalam kategori kecanduan atau kategori lain.
Kecanduan internet juga menjadi topik panas di China. Para peneliti di Universitas Jiao Tong dan Akademi Ilmu Pengetahuan China tergelitik untuk lebih memahami isu ini. Para peneliti melakukan scan otak MRI terhadap 17 orang remaja yang diduga memiliki kecanduan internet.
Gejalanya antara lain, disibukkan dengan Internet, sudah berulang kali mencoba mengontrol penggunaan internet namun gagal, merasa gelisah, murung, depresi atau mudah tersinggung ketika mencoba mengurangi penggunaan internet.
Para peneliti membandingkan scan otak remaja tersebut dengan 16 orang remaja yang tidak mengalami kecanduan internet pada usia dan jenis kelamin yang sama.
Dalam laporan penelitian yang dimuat jurnal PLoS One, para ilmuwan menemukan bahwa remaja yang mengalami kecanduan internet memiliki kerusakan pada 'materi putih' nya. Kerusakan itu terjadi pada bagian otak yang berfungsi dalam pengambilan keputusan.
"Materi putih adalah lapisan pemisah yang menyelubungi kabel dan menghubungkan sel-sel otak atau neuron. Mereka terkoneksi secara biologis dengan serat saraf seperti kabel pada peralatan elektronik, ada lapisan pemisah yang menyelubungi kabel. Neuron mengandung lemak yang dapat menghentikan muatan listrik agar tidak bocor keluar dari neuron," kata Wallis.
"Kami tidak tahu apakah kurangnya materi putih yang menghubungkan daerah-daerah otak menjadi pemicu orang tidak bisa menahan keinginannya, atau apakah melakukan perilaku secara berulang-ulang dapat merusak koneksi antara daerah otak," imbuh Wallis.
Wallis berpendapat, rusaknya selubung tersebut mengganggu komunikasi dalam otak sehingga seseorang berpikir perilakunya berharga dan harus diulang lagi dan lagi. Kerusakan ini nampaknya menjadi kunci atas berbagai jenis kecanduan.
Duh, Gigi Palsu Syahrini Jatuh!
00.55
Unknown
Jakarta - Berita tak sedap lagi-lagi menimpa penyanyi Syahrini. Kabarnya, saat tampil dalam acara talkshow populer 'Bukan Empat Mata' yang tayang di Trans7 semalam, gigi palsu yang dikenakannya terjatuh. Duh!
Acara 'Bukan Empat Mata' semalam menampilkan bintang tamu Syahrini bersama pembalap MotoGP Jorge Lorenzo dan komedian Komeng. Ketika sedang berbincang dipandu Tukul sebagai pembawa acara, kabarnya ada benda berwarna putih terjatuh dari mulut Syahrini, yang diduga gigi palsu.
Namun benarkah Syahrini mengenakan gigi palsu? Sejak semalam hingga saat ini, kabar tersebut ramai diperbincangkan di situs mikroblogging Twitter. Praktis, pelantun 'Kau yang Memilih Aku' itu pun jadi bahan olok-olokan.
"Hari ini terbukti bahwa semua orang punya hak untuk pake gigi palsu, termasuk Syahrini," tulis seorang pengguna Twitter di akun miliknya. "Wah gigi palsu Syahrini ada yg copot satu? Penasaran? Saksikan di Empat Mata Trans7 !!" tulis yang lainnya.
Syahrini belakangan memang kerap jadi sosok yang kontroversial. Namanya belum lama ini juga dicemooh lantaran dipilih menemani pembalap MotoGP jadi bintang tamu di acara 'Bukan Empat Mata'.
Tak hanya itu, Syahrini belum lama ini juga "di-bully". Ketika diwawancarai wartawan, ia mengatakan mobil hasil rakitan pelajar SMK di Solo, Esemka adalah mobil buatan Jepang.
Acara 'Bukan Empat Mata' semalam menampilkan bintang tamu Syahrini bersama pembalap MotoGP Jorge Lorenzo dan komedian Komeng. Ketika sedang berbincang dipandu Tukul sebagai pembawa acara, kabarnya ada benda berwarna putih terjatuh dari mulut Syahrini, yang diduga gigi palsu.
Namun benarkah Syahrini mengenakan gigi palsu? Sejak semalam hingga saat ini, kabar tersebut ramai diperbincangkan di situs mikroblogging Twitter. Praktis, pelantun 'Kau yang Memilih Aku' itu pun jadi bahan olok-olokan.
"Hari ini terbukti bahwa semua orang punya hak untuk pake gigi palsu, termasuk Syahrini," tulis seorang pengguna Twitter di akun miliknya. "Wah gigi palsu Syahrini ada yg copot satu? Penasaran? Saksikan di Empat Mata Trans7 !!" tulis yang lainnya.
Syahrini belakangan memang kerap jadi sosok yang kontroversial. Namanya belum lama ini juga dicemooh lantaran dipilih menemani pembalap MotoGP jadi bintang tamu di acara 'Bukan Empat Mata'.
Tak hanya itu, Syahrini belum lama ini juga "di-bully". Ketika diwawancarai wartawan, ia mengatakan mobil hasil rakitan pelajar SMK di Solo, Esemka adalah mobil buatan Jepang.
Atur Pajak Kegiatan Usaha Syariah, Pemerintah Terbitkan Aturan Pajak
00.49
Unknown
Pemerintah menerbitkan dua peraturan yang mengatur tentang pengenaan pajak penghasilan atas kegiatan usaha pembiayaan syariah dan kegiatan usaha perbankan syariah. Demikian disampaikan Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Dedi Ruhaedi melalui Siaran Persnya, Senin (16/1) di Jakarta.
Dedi menyebutkan, peraturan yang pertama adalah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 136/PMK.03/2011 tentang Pengenaan Pajak Penghasilan untuk Kegiatan Usaha Pembiayaan Syariah. "Dalam peraturan tersebut ditegaskan, bahwa perlakuan pajak atas kegiatan sewa guna usaha yang dilakukan berdasarkan Ijarah, diperlakukan sama dengan kegiatan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operating lease)," jelas Dedi. Sedangkan, lanjut Dedi, sewa guna usahaIjarah Muntahiyah Bittamlik diperlakukan sama dengan sewa guna usaha dengan hak opsi (financial lease).
Dedi mengatakan, untuk kegiatan usaha anjak piutang Wakalah bil Ujrah dan pembiayaan konsumen berdasarkan akad Murahabah, Salam, dan Istishna’, keuntungannya dikenai pajak penghasilan sesuai dengan ketentuan pajak penghasilan atas bunga. "Selanjutnya, atas penghasilan yang diterima dari kegiatan usaha kartu kredit dan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah lainnya dikenai pajak penghasilan sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan," katanya.
Peraturan kedua adalah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 137/PMK.03/2011 tentang Pengenaan Pajak Penghasilan untuk Kegiatan Usaha Perbankan Syariah. Dalam kegiatan usaha perbankan syariah, penghasilan berupa bonus, bagi hasil, margin keuntungan dikenai pajak penghasilan sesuai ketentuan pengenaan pajak penghasilan atas bunga. "Sedangkan penghasilan lainnya, dikenai pajak penghasilan sesuai dengan ketentuan yang mengatur mengenai transaksi antara perbankan syariah dengan nasabah penerima fasilitas," urai Dedi.
Dedi menambahkan, pembebanan biaya kegiatan pembiayaan syariah dan perbankan syariah akan mengacu pada ketentuan Undang-undang Pajak Penghasilan. "Apabila terdapat pengalihan harta atau sewa harta yang wajib dilakukan untuk memenuhi prinsip syariah, maka tidak termasuk dalam pengertian pengalihan harta sebagaimana dalam Undang-undang Pajak Penghasilan," tukas Dedi.
Oleh karena itu, pengalihan tersebut dianggap sebagai pengalihan langsung dari pihak ketiga kepada nasabah, yang dikenai pajak penghasilan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Dengan terbitnya kedua peraturan perpajakan tersebut, kedepannya diharapkan ada keselarasan penerapan peraturan perpajakan dengan praktek kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah
Pemerintah Lakukan Penghematan 6,21 Juta Kilo Liter BBM
00.47
Unknown
Pemerintah dapat melakukan penghematan 6,21 juta kilo liter bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi melalui kebijakan pengendalian BBM yang akan diberlakukan pada April 2012. Demikian disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Selasa (16/1) di Jakarta.
"Kita harapkan bila ini dapat terlaksana, maka kita dapat melakukan penghematan sesuai dengan apa yang telah diamanatkan dalam APBN 2012. Sesuai Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012, kita mendapat kuota 37,5 juta kilo liter dari sebesar 40 juta kilo liter kuota BBM bersubsidi yang telah ditetapkan," jelasnya. Ia menambahkan, nantinya, subsidi dapat direalokasikan untuk pembangunan infrstruktur energi, sarana dan prasarana angkutan umum, anggaran pendidikan maupun cadangan risiko fiskal. "Ini adalah manfaat dari pengendalian konsumsi BBM bersubsidi," katanya.
Sementara itu, perwakilan BPH Migas yang juga hadir pada rapat tersebut memaparkan rencana terkait pemberlakuan program pembatasan BBM menjadi bahan bakar gas (BBG). Sesuai Undang-Undang APBN 2012, kebijakan pengendalian BBM akan mulai diberlakukan di Pulau Jawa dan Bali. "Kebijakan yang berbeda akan diterapkan terhadap kendaraan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), angkutan umum, serta kendaraan roda dua dan tiga. Mereka dapat melakukan pengisian bahan bakar antara BBM subsidi atau compressed natural gas(CNG)” jelasnya
Imbas Downgrade Eropa Tak Signifikan Terhadap Indonesia
00.43
Unknown
Jakarta, 17/01/2012 MoF (Fiscal) News – Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto mengatakan penurunan peringkat utang beberapa negara Eropa tidak berimbas terlalu signifikan terhadap pasar Indonesia. Hal tersebut mengingat downgrade Eropa telah diantisipasi oleh para investor. Demikian disampaikan Rahmat saat ditemui di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta pada Senin (16/1) petang.
Menurut Rahmat, pada pasar Surat Utang Negara (SUN) terjadi nett buy asing sekitar Rp2 triliun di akhir pekan lalu dan terjadi penguatan harga di beberapa seri SUN yang menjadi benchmark(acuan). "Jadi, semakin buruk kondisi krisis di Eropa itu justru akan semakin banyak (investor) asing masuk ke kita," kata Rahmat.
Rahmat menyampaikan, meskipun dalam beberapa hari terakhir pasar saham mengalami fluktuasi, menurutnya pasar SUN di Indonesia masih lebih kuat karena risikonya jauh lebih rendah ketimbang saham. Salah satu buktinya adalah yield global bond seri RI142 yang pekan lalu baru saja diterbitkan pemerintah, sudah turun sekitar 5 basis poin dari posisi awal penerbitan.
Penurunan imbal hasil ini, lanjut Rahmat, karena terjadi pemburukan kondisi global. Menurutnya, jika kondisi ekonomi global memburuk, maka investor membeli US treasurysehingga harga US tresury naik dan yieldnya turun. Nah, "Kalau yield US treasury turun, makayield seperti Indonesia bond yang valas juga turun karena benchmarknya US tresury," katanya. Rahmat juga menekankan, penurunan rating kredit beberapa negara Eropa tidak akan mengubah jadwal penarikan utang pemerintah. "Kami tidak akan mengubah jadwal (penarikan utang)," pungkasnya.
Menurut Rahmat, pada pasar Surat Utang Negara (SUN) terjadi nett buy asing sekitar Rp2 triliun di akhir pekan lalu dan terjadi penguatan harga di beberapa seri SUN yang menjadi benchmark(acuan). "Jadi, semakin buruk kondisi krisis di Eropa itu justru akan semakin banyak (investor) asing masuk ke kita," kata Rahmat.
Rahmat menyampaikan, meskipun dalam beberapa hari terakhir pasar saham mengalami fluktuasi, menurutnya pasar SUN di Indonesia masih lebih kuat karena risikonya jauh lebih rendah ketimbang saham. Salah satu buktinya adalah yield global bond seri RI142 yang pekan lalu baru saja diterbitkan pemerintah, sudah turun sekitar 5 basis poin dari posisi awal penerbitan.
Penurunan imbal hasil ini, lanjut Rahmat, karena terjadi pemburukan kondisi global. Menurutnya, jika kondisi ekonomi global memburuk, maka investor membeli US treasurysehingga harga US tresury naik dan yieldnya turun. Nah, "Kalau yield US treasury turun, makayield seperti Indonesia bond yang valas juga turun karena benchmarknya US tresury," katanya. Rahmat juga menekankan, penurunan rating kredit beberapa negara Eropa tidak akan mengubah jadwal penarikan utang pemerintah. "Kami tidak akan mengubah jadwal (penarikan utang)," pungkasnya.

