Headline

Kamis, 29 Desember 2011

TUGAS ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

PERTANYAAN
KK-1.  Identifikasi  dan jelaskan 6 susunan bangunan utama analisis laporan keuangan. Apakah  langkah pertama dalam penerapan susunan bangunan pada analisis laporan keuangan ?
            Jawab:
            6 susunan bangunan utama dalam analisis laporan keuangan:
1.      Likuiditas jangka pendek.
Kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek.
2.      Struktur modal dan solvabilitas.
Kemampuan untuk menghasilkan pendapatan dimasa datang dan memenuhi kewajiban jangka panjang.
3.      Pengembalian atas modal yang diinvestasikan.
Kemampuan untuk menyediakan kompensasi keuangan yang memadai untuk menarik dan mempertahankan pendanaan.
4.      Perputaran asset.
Intensitas asset dalam menghasilkan pendapatan untuk mencapai tingkat profitabilitas yang memadai.
5.      Kinerja operasi dan profitabilitas.
Keberhasilan memaksimalkan pendapatan dan meminimalkan beban aktivitas operasi  dalam jangka panjang.
6.      Peramalan dan penilaian.
Proyeksi kinerja operasi, kemampuan untuk menhasilkan arus kas yang memadai untuk mendanai kebutuhan investasi, dan penilaian.
           
Langka pertama dalam penerapan susunan bangunan pada analisis laporan keuangan adalah  tujuan analisis dan penekanan relative diantara susunan bangunan.
KK-2.  Apakah jenis investigasi yang harus dilakukan sebelum analisis laporan keuangan ?
            Jawab:
            Jenis investigai yang harus dilakukan sebelum analisis laporan keuangan adalah sebagai berikut:
1.      Mendefenisikan tujuan analisis secara eksplisit.
2.      Merumuskan pertanyaan dan criteria yang spesifik sesuai dengan tujuan analisis.
3.      Identifikasi alat analisis yang paling efektif dan efisien.
4.      Interpretasi bukti.  
KK-3. Apakah implikasi analistis dari pengakuan bahwa laporan keuangan merupakan abstraksi transaksi dan peristiwa bisnis perusahaan?
           Jawab:
           Implikasi analistis dari pengakuan bahwa laporan keuangan merupakan abstraksi transaksi dan peristiwa bisinis perusahaan adalah bahwa laporan keuangan disusun berdasarkan kegiatan apa yang dilakukan perusahaan. Semua kegiatan yang dilakukan perusahaan mulai dari proses produksinya, pembelian, penjualan dan kegiatan lain akan terekam dalam laporan keuangan. Oleh karena itu, analisis dan interpretasi laporan keuangan harus mengingat bahwa data menggambarkan realitas yang lebih kaya. Analisis data keuangan menghasilkan tingkat abstraksi. Akan tetapi, realitas statis yang digambarkan oleh abstraksi laporan keuangan tidaklah alami. Realitas yang bersifat dinamis dan berkembang. Pengakuan atas keterbatasan laporan kuangan penting bagi analisis. Hal ini tidak menurunkan pentingnya laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan alat di mana realitas keuangan perusahaan dikurangi menjasdi pembagi yang umum. Pembagi yang umum ini dapat diukur, dievaluasi secara statistic dan terbuka terhadap prediksi.
KK-4. Pengetahuan dan analisis tambahan apakah yang diperlukan dalam analisis laporan keuangan perusahaan yang berada dalam industry khusus atau industry yang diatur?
           Jawab :
           Analisis laporan keuangan biasanya dipandang dari prespektif perusahaan pada umunya. Kita harus  mengakui adanya factor pembeda. Factor-faktor tersebut timbul dari beberapa pengaruh, seperti kondisi industry khusus, peraturan pemerintah, masalah social, dan kejelasan politik. Analisis laporan keuangan bagi perusahaan tersebut memerlukan pemahaman atas kekhususan akuntansinya. Pemahaman tersebut dapat diperoleh dengan mempelajari area akuntansi khusus yang relevan bagi perusahaan yang sedang dianalisis. Analisis juga memrlukan pemahaman atas industry dan peraturan-peraturannya. Pemahaman pengakuan pendapatan premi, akuntansi untuk biaya akuisisi bisnis baru, dan penentuan cadangan polis, merupakan tantangan bagi perusahaan.
KK-5. Apakah atribut laporan analsis keuangan yang baik? Bagian manakah yang memuat laporan analisis keuangan lengkap?
           Jawab : 
           Berbagai atribut laporan analisis keuangan yang baik adalah:
1.      Ringkasan eksekutif.
Ringkasan singkat yang berfokus pada hasil analisis penting, bagian ini mengawali laporan analisis.
2.      Pendahuluan analisis.
Memuat informasi tentang latar belakang perusahaan, industrinya, dan lingkungan ekonominya.
3.      Bukti-bukti.
Berisikan laporan keuangan dan informasi yang digunakan dalam analisis, termasuk rasio, tren, statistic, dan serangkaian ukuran analsitis.
4.      Asumsi.
Identifikasi asumsi penting atas industry perusahaan dan lingkungan bisnis, serta asumsi penting lainnya untuk estimasi dan peramalan, termasuk strategi bisnis perusahaan.
5.      Factor penting.
Daftar factor yang menguntungkan dan tidak menguntungkan tidak penting, baik kuantitatif maupaun kualitatif bagi kinerja perusahaan biasanya dibuat berdasarkan area analisis.
6.      Kesimpulan.
Meliputi ramalan, estimasi, interpretasi, dan kesimpulan yang didapat dari seluruh bagiian laporan sebelumnya.
           
Bagian yang memuat laporan analisis lengkap adalah bagian kesimpulan dimana didalam kesimpulan ini merupakan ringkasan dan langkah-langka yang akan diambil setelah proses analisis dilakukan. Bagian kesimpulan juga menjadi dasar untuk pengambilan keputusan.







Makan Makanan yang bisa bikin sakit kepala

Ada berbagai macam faktor yang dapat menyebabkan sakit kepala, mulai dari gejala penyakit ringan hingga parah. Bahkan beberapa makanan juga dapat memicu sakit kepala. Apa saja?

Selain dari gejala suatu penyakit, sakit kepala bisa terjadi karena perubahan hormon, stres, kebiasaan tidur, dan depresi. Sakit kepala juga bisa terjadi karena perubahan pola makan yang tiba-tiba dan beralih ke diet dengan kalori sangat rendah. Dengan kata lain, kecelakaan diet juga bisa bikin sakit kepala.

"Hal ini dapat menyebabkan sakit kepala, terutama jika diet Anda mengurangi atau menghilangkan karbohidrat sepenuhnya. Otak hanya dapat menggunakan karbohidrat sebagai bahan bakar. Sakit kepala juga dapat terjadi karena kadar gula darah yang rendah. Juga, jika Anda mulai melewatkan waktu makan atau memiliki interval makan yang panjang. Bahkan asupan air yang sangat rendah dapat memicu sakit kepala," jelas Niti Desai, konsultan gizi, seperti dilansir timesofindia, Kamis (29/12/2011).

Berikut beberapa makanan yang bisa memicu sakit kepala, antara lain:

1. Makanan mengandung tiramin
Tyramine adalah asam amino yang dapat memicu sakit kepala dengan mengurangi kadar serotonin di otak dan mempengaruhi pelebaran pembuluh darah. Makanan yang mengandung tiramin juga harus dihindari bagi penderita migrain, seperti anggur merah, keju, cokelat, minuman beralkohol dan daging olahan tertentu.

2. Minuman beralkohol
Bagi sebagian orang, minum berbagai jenis minuman yang mengandung alkohol bisa menyebabkan migrain. Senyawa lain dalam bir, wiski anggur dan yang menguras kadar serotonin (hormon bahagia) di otak juga dapat memicu migrain.

3. Cokelat
Cokelat dapat bertindak sebagai pemicu migrain karena juga mengandung tiramin. Tetapi pada saat yang sama, wanita cenderung mengonsumi cokelat saat perubahan hormon stres yang juga dapat memicu sakit kepala.

4. Kopi
Kopi adalah adiktif ringan dan secara sementara meningkatkan kewaspadaan mental dan konsentrasi. Namun efek balikan (withdrawal) ketika seseorang sudah kecanduan kopi sering dapat menyebabkan sakit kepala, lekas marah dan gejala lainnya yang bervariasi.

5. Pemanis buatan
Gula alami penting karena untuk menyimpan energi kimia. Semua bentuk gula alami memberikan nilai energi yang sama, yakni 4 kalori per gram. Gula alami lebih baik dari pemanis buatan dan beberapa orang tidak toleran terhadap pemanis buatan hingga memicu sakit kepala, biasanya jenis pemanis aspartam dan sucralose.

Sumber: Detikealth.com

Jalan Kaki 15 Menit Cukup untuk Imbangi Ngemil Cokelat

Pada penggemar cokelat sering tidak bisa kerja kalau tidak ngemil makanan tersebut. Agar kalorinya tidak bikin gemuk, jalan kaki 15 menit tiap hari sudah cukup untuk menetralkan efek dari setengah porsi cokelat yang dikonsumsi tiap hari.

Sebuah penelitian di University of Exeter mengungkap, jalan kaki bisa membakar kalori dalam jumlah yang setara dengan 15-28 gram cokelat. Pembakaran kalori sebesar itu sudah cukup untuk mencegah terjadinya penumpukan cadangan energi, yang disimpan sebagai lemak.

"Orang sering berpikir bahwa snack dan cokelat bisa meningkatkan tenaga dan mengatasi jenuh saat bekerja, makanya sulit untuk tidak ngemil," kata Prof Adrian Taylor yang memimpin penelitian tersebut, seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (8/12/2011).

Dalam penelitian tersbeut, Prof Taylor melakukan pengamatan terhadap 78 penggemar cokelat yang selalu ngemil makanan tersebut saat sedang bekerja. Sebagian diimbangi olahraga ringan misalnya jalan kaki meski hanya 15 menit, sebagian lagi sangat jarang bergerak.

Kesimpulan pertama yang ditarik dari pengamatan itu adalah, tidak ada hubungan antara porsi cokelat yang dikonsumsi dengan tingkat stres atau kesulitan dalam bekerja. Seseorang yang tidak sedang stres bisa saja makan cokelat lebih banyak dibanding yang sedang stres.

Selanjutnya pada kesimpulan yabng kedua, Prof Taylor mendapati bahwa partisipan yang sering bergerak lebih sedikit mengalami peningkatan berat badan. Tidak harus olahraga berat, dalam penelitian ini jalan kaki selama 15 menit sudah cukup untuk memberikan efek yang signifikan.

Selain mencegah terbentuknya timbunan lemak, aktivitas fisik atau olahraga juga sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan jantung. Makin sering jantung dilatih untuk bergerak, makin kuat pula organ tersebut dalam memompa darah sehingga tidak mudah kena serangan jantung.

Orang Gemuk Rentan Terjatuh Tapi Jarang Cedera

Penderita obesitas atau kelebihan berat badan lebih mungkin terjatuh dan berisiko cedera atau cacat daripada orang yang lebih kurus. Untungnya, kelebihan berat badan tersebut mampu melindungi tubuhnya dari cedera.

Penelitian yang dimuat dalam Journal of American Geriatrics Society menganalisis data dari 10.755 orang berusia 65 tahun ke atas. Peneliti menemukan bahwa lansia dengan obesitas sebanyak 12 hingga 50 persen lebih mungkin mengalami jatuh selama lebih dari dua tahun daripada teman sebayanya dengan berat normal.

Kenaikan tersebut seiring dengan kenaikan tingkat obesitas. Lansia dengan 50 persen risiko yang lebih tinggi adalah lansia dengan indeks massa tubuh (IMT) 40 ke atas, atau memiliki kelebihan berat badan sekitar 45 kg untuk pria dan 36 kg untuk wanita.

Para peserta penelitian disurvei setiap dua tahun antara tahun 1998 hingga 2006. Mereka melaporkan telah mengalami total 9.621 kali jatuh dan mengakibatkan lebih dari 3.100 cedera yang cukup serius sehingga memerlukan perhatian medis. Di antara lansia yang mengalami jatuh, 23 persen di antaranya mengalami obesitas. Sedangkan lansia yang tidak jatuh selama masa penelitian hanya kurang dari 20 persen.

"Terjatuh seringkali dilihat sebagai masalah lansia yang rapuh karena tulangnya sangat rentan patah tulang. Namun obesitas memiliki risiko sendiri. Orang yang mengalami obesitas memiliki kesulitan mempertahankan keseimbangan. Dan ketika lansia obesitas kehilangan keseimbangannya, mereka mungkin kurang mampu bereaksi dengan cepat dan menahan jatuh," kata peneliti, Christine Himes, dari Syracuse University di New York.

Untuk risiko cedera karena terjatuh, lansia yang sangat gemuk dengan IMT 40 ke atas memiliki kemungkinan terluka satu sepertiga lebih kecil dibandingkan dengan lansia dengan berat badan normal.

Namun lansia yang memiliki obesitas ringan tidak memiliki efek perlindungan tersebut. Bahkan, lansia yang mengidap obesitas dalam taraf menengah memiliki resiko yang lebih besar mengalami cacat untuk jangka panjang setelah jatuh dibandingkan lansia dengan berat badan normal.

Lansia dengan IMT 30-34,9 memiliki kemungkinan 17 persen lebih besar dibandingkan lansia dengan berat badan normal untuk mengalami cacat setelah jatuh. Dan lansia dengan IMT antara 35-39,9 memiliki kemungkinan 39 persen lebih besar mengalam cacat.

Penelitian yang dilansir Reuters, Kamis (29/12/2011) ini menegaskan bahwa orang gemuk lebih rentan terjatuh daripada orang kurus. Dan ketika jatuh, orang yang paling gemuk mungkin terlindungi dari cedera karena bantalan ekstra dan tulang yang lebih padat. Tetapi ketika orang gemuk yang cedera, kemungkinannya untuk pulih lebih kecil.

bahaya dengarkan musik pakai hadset

Musik yang keras telah diketahui dapat menyebabkan gangguan pendengaran pada remaja di tahun 1960 dan 1970-an. Namun saat ini, pemutar MP3 juga dapat memperburuk gangguan tersebut pada generasi sesudahnya.

Perangkat yang melantunkan musik langsung melalui saluran telinga ini memungkinkan pemakainya mendengarkan lagu tanpa harus terganggu oleh gemuruh suara kereta atau dengungan mesin pesawat. Karena ribuan lagu bisa diputar selama berjam-jam, pemakainya cenderung mendengarkan terus menerus selama berjam-jam pada suatu waktu.

Kerusakan pada pendengaran disebabkan oleh volume tinggi secara terus menerus lewat pemutar MP3. Bahkan pada taraf yang tampaknya wajar, pemakaian headset dapat merusak sel-sel rambut halus di telinga bagian dalam yang berfungsi mengirimkan impuls suara ke otak.

"Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang terkena suara sampai 85 desibel selama delapan jam cenderung mengalami gangguan pendengaran. Sedangkan semua pemutar musik yang kami teliti menghasilkan tingkat suara lebih dari 85 desibel," kata Brian Fligor, ScD dari Rumah Sakit Anak di Boston.

"Suara mesin pemotong rumput menghasilkan sekitar 80-85 desibel. Jika iPod menghasilkan suara 20 desibel di atasnya, maka kisarannya adalah 100-105 desibel. Pada tingkat ini, seharusnya perangkat tidak digunakan lebih dari 8-15 menit," imbuh Fligor.

Tapi seperti jutaan pemilik iPod lainnya, penguna headset mendengarkan lagu selama beberapa jam sehari dan secara tidak disadari membahayakan pendengarannya. Maka, membatasi volume MP3 player mungkin tampak seperti sebuah solusi yang nyata.

Perancis dan negara-negara Eropa lainnya telah membuat aturan yang membatasi volume iPod dan perangkat lain agar tidak menghasilkan suara lebih dari 100 desibel. Sayangnya, lama pemakaian yang juga ikut mempengaruhi tidak diatur. Selain itu, segera setelah negara-negara Eropa membatasi volume iPod, situs web mulai menyediakan petunjuk rinci tentang cara untuk mengakali ketentuan itu.

Maria Florentine, pakar audiolog di Northeastern University menduga bahwa beberapa anak muda memiliki apa yang ia sebut dengan gangguan ketergantungan terhadap musik keras.

"Saya menanyai beberapa remaja mengapa mereka terus mendengarkan musik yang keras meskipun tahu hal itu merusak pendengaran. Mereka mengatakan bahwa mereka tidak bisa berhenti mendengarkannya," kata Florentine seperti dilansir cbsnews.com, Kamis (29/12/2011).

Banyak orang yang tetap menyangkal bahaya dari mendengarkan musik keras-keras sebab gejala awalnya cenderung muncul secara bertahap. Gangguan pendengaran ini meningkat sebelum disadari bahwa gangguan telah berubah menjadi lebih serius. Gangguan pendengaran ini juga lebih sering terjadi seiring pertambahan usia.

Sebuah artikel dalam jurnal Pediatrics memperkirakan bahwa 12,5 persen anak berusia 6 - 19 tahun di Amerika Serikat atau sekitar 5,2 juta orang telah mengalami gangguan pendengaran.

"Penelitian kami menunjukan bahwa 16 persen anak berusia 6 - 19 tahun telah mengalami tanda-tanda awal gangguan pendengaran yang diakibatkan oleh suara keras," kata William Martin, PhD, dari Oregon Health and Science University di Portland, Amerika Serikat.

Nyamuk Lebih Suka Menggigit Kaki yang Banyak Bakterinya

Bau keringat manusia merupakan salah satu daya tarik bagi nyamuk untuk hinggap dan menghisap darahnya. Namun bukan sembarang bau, nyamuk lebih tertarik pada bau keringat di kaki yang banyak bakterinya daripada cuma bau keringat alami.

Bau keringat alami dipicu oleh amonia, yakni salah satu komponen yang dihasilkan kelenjar keringat dan berbau tajam atau menyengat. Bagi nyamuk, bau ini kurang menarik seperti halnya orang lain yang juga tidak tertarik dengan keringat berbau amonia.

Lain halnya ketika keringat itu bercampur dengan bakteri, yang membuat bau amonia tersebut makin tajam dan menyengat. Spesies nyamuk yang menularkan penyakit malaria yakni Anopheles paling suka bau keringat yang mengandung bakteri seperti pada orang yang jarang mandi.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS ONE menunjukkan, nyamuk lebih menyukai sampel keringat yang diambil dari kaki kiri 48 relawan. Meski sama-sama berbau tidak sedap, nyamuk lebih tertarik pada sampel keringat daripada sampel amonia murni.

Setelah diteliti di laboratorium, terungkap bahwa sampel-sampel keringat itu mengandung mikroba termasuk bakteri dan jamur. Makin banyak mikroba yang terkandung dalam sampel keringat tersebut, makin banyak nyamuk yang tertarik untuk mendekati sampel keringat.

Jenis mikroba yang ditemukan dalam sampel keringat para relawan antara lain meliputi Leptotrichia, Delftia, Actinobacteria Gp3, and Staphylococcus. Namun khusus mikroba berjenis Pseudomonas dan Variovorax diduga malah dijauhi oleh nyamuk Anopheles.

"Kami menduga bahwa ketertarikan nyamuk pada manusia dipengaruhi oleh mikroba di kulit, yang menghasilkan senyawa tertentu dan turut menentukan bau keringat," kata Niels Verhulst dari Wageningen University yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Live Science, Kamis (29/12/2011).

GIRO, TABUNGAN DAN DEPOSITO

1. GIRO
DEFINISI
Simpanan dari pihak ketiga kepada bank yang penarikannya dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, surat perintah pembayaran lainnya atau dengan pemindahbukuan.
TRANSAKSI GIRO
Dapat dilakukan dari peristiwa setoran nasabah baik tunai maupun kliring, setoran dari transfer, pemindahbukuan karena kliring atau transfer, penarikan tunai atau kliring penambahan karena jasa giro dan bunga dsb.
1.1. TRANSAKSI PEMBUKAAN REKENING GIRO DAN PENYETORAN
1.1.1. SETORAN TUNAI
Ny. Diony calon nasabah Bank DKI ingin membuka rekening giro pada Cabang Jakarta
dengan melakukan setoran tunai sebagai setoran awal rekening gironya sebesar Rp
100.000.000,00 dan biaya administrasi untuk buku cek sebesar Rp 50.000,00
Kas Rp. 100.050.000,00
Giro Ny. Diony Rp. 100.000.000,00
Persediaan buku cek Rp. 50.000,00
1.1.2. SETORAN KLIRING
Ny. Diony menyerahkan cek giro Bank BNI sebesar Rp 10.000.000,00 untuk disetorkan
pada rekening gironya di Bank DKI.
Bank Indonesia -giro Rp 10.000.000,00
Warkat Kliring Rp 10.000.000,00
Pada waktu kliring berhasil :
Warkat Kliring Rp. 10.000.000,00
Giro Ny. Diony Rp. 10.000.000,00
1.1.3. PENYETORAN MELALUI TRANSFER
Ny. Diony menerima transfer dari Ibu Endang nasabah Bank BCA sebesar Rp 5.000.000,00
Giro BCA Rp 5.000.000,00
Giro Ny. Diony Rp 5.000.000,00
1.2. PENARIKAN GIRO
1.2.1. PENARIKAN TUNAI
Ny. Diony menarik selembar cek untuk dibayarkan secara tunai oleh Bank DKI sebesar
Rp 15.000.000,00
Giro Ny. Diony Rp. 15.000.000,00
Kas Rp. 15.000.000,00
1.2.2. PENARIKAN KLIRING
Ny. Diony menerbitkan cek sebesar Rp 4.000.000,00 diberikan kepada temannya Nn.
Early seorang nasabah Bank Permata
Giro Ny. Diony Rp 4.000.000,00
Bank Indonesia – giro Rp 4.000.000,00
1.2.3. PENARIKAN DENGAN AMANAT
Ny. Diony memerintahkan Bank DKI untuk mendebet rekening gironya sebesar Rp
2.000.000,00 untuk dipindahbukukan ke dalam rekening Ny. Ira pada Bank DKI Cabang
Depok.
Giro Ny. Diony Rp 2.000.000,00
RAK * Cabang Jakarta Rp 2.000.000,00
*) Rekening Antar Kantor
2. JASA GIRO
2.1 DASAR PERHITUNGAN JASA GIRO
2.1.1. Saldo Terendah
2.1.2. Saldo Rata-rata
2.1.3. Saldo Harian
2.1.4. Saldo Mengambang
2.2. PENDAPATAN JASA GIRO
Ny. Diony dalam Bulan September 2006 memperoleh jasa giro sebesar Rp 500.000,00
Jasa Giro Rp 500.000,00
Giro Ny. Diony Rp 500.000,00
3. TABUNGAN
DEFINISI
Simpanan masyarakat yang penarikannya dapat dilakukan oleh si penabung sewaktu-waktu dikehendaki.
3.1 PEMBUKAAN DAN PENYETORAN TABUNGAN
3.1.1. SETORAN TUNAI
Ny. Endang pada tanggal 1 September 2006 hendak membuka tabungan di Bank DKI
Cabang Jakarta. Setoran pertamanya Rp 500.000 tunai
Kas Rp 500.000,00
Tabungan Ny. Endang Rp 500.000,00
Pada tanggal 4 September 2006, Ny. Endang kembali menyetor untuk rekening
tabungannya dengan menyerahkan selembar cek Rp 4.500.000,00 dari Ny. Ira nasabah Bank
DKI Jakarta. Pada hari yang sama ia juga mendapat transfer dari rekannya melalui Bank DKI
Cabang Kalimalang sebesar Rp 7.000.000
Giro Ny. Ira Rp 4.500.000,00
RAK Cabang Kalimalang Rp 7.000.000,00
Tabungan Ny. Endang Rp 11.500.000,00
3.1.2. PENYETORAN ANTAR CABANG
Ny Endang melakukan setoran dari Bank DKI Cabang Salemba sebesar Rp. 500.000
RAK Cab. Salemba Rp 500.000,00
Tabungan Ny. Endang Rp 500.000,00
3.1.3. PENARIKAN TUNAI
Ny. Endang menarik dana tabungannya secara tunai di Bank DKI Jakarta sebesar Rp
200.000,00
Tabungan Ny. Endang Rp 200.000,00
Kas Rp 200.000,00
3.1.4. PENARIKAN MELALUI ATM
Ny. Endang menarik dananya melalui ATM sebesar Rp. 100.000,-
Tabungan Ny. Endang Rp. 100.000,00
Kas ATM Rp. 100.000,00
3.1.5. PENARIKAN ANTAR CABANG – Reciprocal Account
Ny. Endang menarik rekening tabunggannya di Bank DKI Cabang Kelapa Dua sebesar
Rp 1.500.000,00 tunai.
> Pencatatan pada Cabang Kelapa Dua :
RAK Cabang Jakarta Rp 1.500.000,00
Kas Rp 1.500.000,00
> Pencatatan pada Cabang Jakarta (penerbit)
Tabungan Ny. Endang Rp 1.500.000,00
RAK Cabang Kelapa Dua Rp 1.500.000,00
3.1.6. PERHITUNGAN BUNGA
Ny. Endang pada Bulan September 2006 mendapatkan bunga tabungan sebesar Rp
100.000,00
Biaya bunga tabungan Rp 100.000,00
Tabungan Ny. Endang Rp 100.000,00
3.1.7. PENUTUPAN REKENING
Penutupan rekening nasabah harus dilakukan pada cabang penerbit.
Ny. Endang pada Bulan Oktober 2006 mengambil seluruh dananya sebesar Rp
10.800.000,00 dan sekaligus menutup rekening tabungannya
Tabungan Ny. Endang Rp 10.800.000,00
Kas Rp 10.800.000,00
4. TABUNGAN KARTU SMART
DEFINISI
Tabungan yang mempunyai kartu dimana pada kartu tabungan tersebut diberikan suatu processor (chips) untuk menyimpan data transaksi nasabah.
MANFAAT
• Alat pembayaran di toko-toko (Point of Sale)
• Alat untuk memperoleh diskon
• Pengganti uang tunai
4.1 PENGOPERASIAN TABUNGAN SMART SECARA ON-LINE
4.1.1. PEMBUKAAN DAN PENYETORAN
Nn. Early membuka rekening Tabungan Kartu Smart secara tunai dengan setoran awal Rp
1.000.000,00 dan beban kartu sebesar Rp 15.000,00
Kas Rp 1.015.000,00
Tabungan Nn. Early Rp 1.000.000,00
Persediaan Kartu Tabungan Rp 15.000,00
Pada saat kartu diberikan ke nasabah, chips sudah mencatat nilai sebesar Rp 1.000.000,00
4.1.2. PENGGUNAAN KARTU SMART PADA MERCHANT
Nn. Early berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan yang menerima Kartu Smart dari
bank bersangkutan sebesar Rp 300.000,00
Tabungan Nn. Early Rp 300.000,00
Giro Merchant Rp 300.000,00
4.2. PENGOPERASIAN TABUNGAN SMART SECARA OFF-LINE
4.2.1. PEMBUKAAN DAN PENYETORAN
Nn. Early membuka rekening Tabungan Kartu Smart secara tunai dengan setoran awal Rp
1.000.000,00 dan beban kartu sebesar Rp 15.000,00
Kas Rp 1.015.000,00
Tabungan Nn. Early Rp 1.000.000,00
Persediaan Kartu Tabungan Rp 15.000,00
Pada saat kartu diberikan ke nasabah, chips belum mencatat nilai sebesar Rp
1.000.000,00, untuk itu harus dilakukan proses download terlebih dahulu.
4.2.2. TRANSAKSI DOWNLOAD KEDALAM CHIPS
Nn. Early melakukan proses download kedalam chips sebesar Rp 400.000,00
Tabungan Nn. Early Rp 400.000,00
Tabungan Kartu Chips Rp 400.000,00
Rekening Tabungan dalam pembukuan bank tetap berjumlah Rp 1.000.000,00 terpecah
pada rekening semula Rp 600.000,00 dan pada kartu chips Rp 400.000,00
4.2.3. PENGGUNAAN KARTU SMART PADA MERCHANT
Nn. Early berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan yang menerima Kartu Smart dari
bank bersangkutan sebesar Rp 300.000,00
Tabungan Kartu Chips Rp 300.000,00
Giro Merchant Rp 300.000,00
Rekening Tabungan dalam pembukuan bank kini berjumlah Rp 700.000,00
terpecah pada rekening semula Rp 600.000,00 dan pada kartu chips Rp 100.000,00
4.3. PENARIKAN TUNAI MELALUI ATM
4.3.1. TARIK TUNAI DENGAN CHIPS
Nn. Early menarik uang tunai melalui ATM dari Chips sebesar Rp 50.000,00
Tabungan Kartu Chips Rp 50.000,00
Kas Rp 50.000,00
4.3.2. TARIK TUNAI DENGAN MAGNETIC STRIPE (MS)
Nn. Early menarik uang tunai melalui ATM dengan MS sebesar Rp 50.000,00
Tabungan Nn. Early Rp 50.000,00
Kas Rp 50.000,00
5. DEPOSITO
DEFINISI
Simpanan masyarakat yang penarikannya dapat dilakukan setelah jangka waktu yang telah disetujui berakhir.
5.1. TRANSAKSI DEPOSITO
Ny. Ira melakukan setoran tunai untuk pembukaan rekening Deposito berjangka 6 bulan
sebesar Rp 20.000.000,-
Kas Rp. 20.000.000,00
Deposito 6 bulan Ny Ira Rp. 20.000.000,00
5.2. PERHITUNGAN BUNGA DEPOSITO
Bank akan memberikan bunga 12% pa dengan perhitungan ( 20.000.000 x 12% ) / 12 bulan maka bunga yang akan diterima adalah Rp 200.000 per bulan
Biaya Bunga Depo Rp. 200.000,00
Bunga YMH dibayar Depo Rp. 200.000,00
> Pada saat bunga di ambil tunai :
Bunga YMH dibayar Depo Rp. 200.000,00
Kas Rp. 200.000,00
Atau…
> Pada saat bunga dipindahkan ke rekening tabungan
Bunga YMH dibayar Depo Rp. 200.000,00
Tabungan Ny Ira Rp. 200.000,00
5.3. PENCAIRAN DEPOSITO YANG BELUM JATUH WAKTU
Ny. Diony mempunyai deposito Rp 50.000.000,- bunga 19 % pa untuk jangka 1 tahun,
ternyata hendak dicairkan setelah jatuh tempo bulan ke 3, maka Ny. Diony akan di kenakan
penalty Rp. 625.000,-
Deposito Ny. Diony Rp. 50.000.000,00
Pendapatan op lain-lain Rp. 625.000,00
Kas Rp. 49.375.000,00
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management